Selasa, 04 September 2012

Sinopsis Film : Joshua Oh Joshua

Film ini dibintangi oleh Josua Suherman , Desi Ratnasari , Anjasmara dan pemain kawakan lainnya. Bercerita tentang Joshua, anak semata wayang orang tua Joshua ( diperankan Desi Ratnasari dan Anjasmara) yang hilang di Bandara International Soekarno Hatta . Saat hendak ke toilet , ia menitipkan Joshua kepada seorang ibu - ibu . Sayangnya penerbangan sang ibu dan suaminya sudah tiba , ia pun meninggalkan Joshua . Joshua pun diambir seorang perempuan tak waras dan dibawanya entah ke mana ( menurut settingnya ia dibawa ke sekitar Sintanala ( pedesaan sekitar Bandara )

Merasa kasihan , perempuan tak waras itupun mencoba memberi Joshua susu . Tak punya uang , perempuan itu mencuri susu bubuk .Joshua ditaruhnya di sebuah pondok . Ia pun diterakki maling oleh sang empunya warung . Saat mencoba kabur , ia ditabrak sebuah mobil . Oleh yang punya warung dan warga sekitar ia dibawa ke rumah sakit . Tinggallah Joshua sendirian di pondok tersebut .

Malam harinya , lewat sepasang suami istri pemulung . Merasa tak tega melihat Joshua sendirian , ia pun mengambil Joshua dan mengangkatnya sebagai anaknya . Saat itu dikisahkan Joshua masih bayi .

Kehidupan bersama orang tua angkatnya pun tidak bahagia . Sepulang sekolah ia harus mengamen terlebih dahulu . Ia sering dihukum Ibu nya tanpa alasan yang jelas . Pernah suatu ketika ia dihukum karena menerima baju oleh - oleh Tasya dan juga pernah ia dihukum di luar rumah semalaman diguyur hujan sehingga ia tidak bisa belajar untuk ulangan esok harinya .

Joshua ( atau dipanggil Jojo ) adalah murid yang cerdas , ia selalu mendapat peringkat 1 di kelasnya . Teman temannya heran , mnegapa ia bisa mendapat peringkat 1 , padahal ia harus bekerja dahulu sepulang sekolah .

Film ini diselipi beberapa lagu yang dinyanyikan Joshua , bersama dengan Jejen dan Tasya temannya di perjalanan pulang .

Jojo dan Jejen diceritakan mengamen sebagai pembawa kantong belanjaan pengunjung swalayan . Mereka mempunyai langganan yang tanpa Jojo sadari adalah ibunya sendiri . Sata hendak mengambil upah , Jejen bertanya pada ibu tersebut , siapakah bayi yang terdapat dalamn foto di dompet ibu tersebut . Ibu itu pun menjadi sedih . Ia teringat Jojo anak semata wayangnya yang hilang . Ia tidak sadar bahwa yang membawa belanjaannya adalah anaknya sendiri .

Suatu ketika , Jojo bertandang ke rumah Jejen . Jojo pun bertanya kepada ibu Jejen , apakah ia benar anak kandung ibu angkat nya ( diperankan Cut Keke ) . Ibu Jeje pun menjelaskan dengan sedih kepada Jojo kronologi sebenarnya dan memberikan peninggalan berupa kalung yang dulu dikenakan Jojo saat bayi . Jojo pun mengenakannya .

Suatu ketika , saat ibunda Jojo berbelanja , Jojo dan Jejen belum datang ke tempat biasa mereka ada . Ia pun meminta tolong kepada sekumpulan anak anak jail yang ada di dekat situ . Namun , yang terjadi malahan dompet ibu tersebut dicopet . Setelah menghabiskan uang dan kartu ATM yang ada , dompet ibu itu dibuang . Maksud baik Jojo dan Jejen mengembalikan dompet tersebut kepada satmpam , mereka pun malah dituduh pencuri dompet tersebut . Mereka pun dibawa ke kantor satpam untuk memberi kesaksian . Orang tua mereka pun dipanggil .

Ketika ibunda Jojo dipertemukan dengan Jojo dan Jejen , ibu Jojo pun berkata bahwa mereka bukanlah pencuri nya . Diajaklah Jojo dan Jejen duduk bersama . Tak sengaja ibunda Jojo melihat kalung yang dikenakan Jojo . Ibunda Jojo pun menaruh curiga bahwa Jojo adalah anak kandungnya yang hilang selama 8 tahun ini . Orang tua kandung Jojo pun mengatur siasat dengan dibantu oleh teman bisnis ayah kandung Jojo yang kebetulan adalah ayah dari Tasya , teman Jojo .

Jojo , Jejen dan keluarganya diantar pulang oleh orang tua kandung Jojo dengan maksud mendiskusikan masalah Jojo . Orang tua Jojo pun membawa cukup banyak makanan dan minuman untuk Jojo , Jejen dan Tasya yang turut ikut .

Ibunda Jojo pun berusaha mengambil Jojo dengan berdalih ingin mengadopsi Jojo . Sebelumnya Ibunda Jojo sudah menanyakan kepada perempuan tidak waras ayng mengambil Jojo , tapi perempuan itu tidak dapat menjawabnya . Ibu angkat Jojo pun merasa bingung . Ayah kandung Jojo akhirnya menyarankan untuk melakukan tes darah .

Esok harinya , diadakan penyerahan penghargaan siswa berprestasi di sekolah Jojo dan Jojo terpilih lagi sebagai juara umum perstasi akademik sekolah . Setelah pemberian penghargaan , naiklah ayah Tasya untuk menjelasakan identitas sebenarnya Jojo . Kepala sekolah Jojo pun juga menjelaskan siapa sebenarnya Jojo . Jojo pun akhirnya kembali ke orang tuanya di sekolah nya. Sebagai rasa terima kasihkepada sekolah Jojo , maka orang tua Jojo membeikan sumbangan sebesar Rp 250. 000. 000,00 yang akan diberikan kepada siswa tak mampu di sekolahnya .

Sponsor
Sponsor yang terlihat dalam film ini adalah :
*Susu Indomilk , terlihat saat perempuan tak waras yang mengambil Jojo hendak mencuri susu di sebuah warung dan saat memberikan makanan-minuman kepada keluarga Jojo-Jejen oleh keluarga kandung Jojo .

*Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga ,terlihat saat Ayah Kandung Jojo memberi minuman kepada rekan bisnisnya yaitu ayah Tasya dan saat memberikan makanan-minuman kepada keluarga Jojo-Jejen oleh keluarga kandung Jojo .

Latar / Setting
Latar tempat film ini adalah :
* Bandara Interasional Soekarno-Hatta Cengkareng , Banten
* Perkampungan sekitar Menara BNI 46
* Matahari Department Store Proyek Senen
* Proyek Senen

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan baik karena komentarmu dapat mengubah dunia!